Kurikulum merupakan salah satu alat bantu utama untuk mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua. Panduan mata pelajaran IPS merupakan acuan dalam pembelajaran intrakurikuler yang dapat digunakan oleh pendidik untuk mempelajari dan mendiskusikan lebih dalam isi dari Capaian Pembelajaran IPS, untuk kemudian dapat merancang pembelajaran yang berkualitas sesuai dengan tahap perkembangan dan berpusat pada murid dengan mengakomodasi pembelajaran yang memberi kesempatan kepada murid dalam mengemukakan gagasan, mampu memilih, menemukan hal yang diminati, mengembangkan kemampuan, dan mampu memecahkan masalah. Sebagaimana tertera dalam Standar Proses, pembelajaran adalah kegiatan belajar yang diselenggarakan dalam suasana belajar; interaktif; inspiratif; menyenangkan; menantang; memotivasi murid untuk berpartisipasi aktif; dan memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik, serta psikologis murid.
Capaian Pembelajaran Fase D
Pada akhir Fase D, murid menjelaskan keberagaman kondisi geografis Indonesia,konektivitas antarruang terhadap upaya pemanfaatan dan pelestarian potensi sumberdaya alam, faktor aktivitas manusia terhadap perubahan iklim dan potensi bencanaalam; memprediksi dampak perubahan iklim terhadap kehidupan ekonomi, sosial,budaya masyarakat serta merefleksikan pola adaptasi terhadap perubahan iklim danupaya mitigasi bencana untuk menunjang sustainable development goals (SDGs)dalam konteks lokal, regional, dan global; mengidentifikasi upaya masyarakat dalammemenuhi kebutuhannya melalui kegiatan ekonomi, harga, pasar, lembaga keuangan,perdagangan internasional; menelaah peran masyarakat dan negara dalam mendorongpertumbuhan ekonomi di era digital, serta potensi Indonesia menjadi negara maju;mengelaborasi proses interaksi sosial, lembaga sosial, dinamika sosial dan perubahansistem sosial budaya dalam masyarakat yang majemuk untuk mewujudkan integrasibangsa dengan prinsip kebhinekaan; menjelaskan konsep dasar ilmu sejarah yaitumanusia, ruang, waktu, kronologi, perubahan; menganalisis keterhubungan antara masalampau, masa kini, dan masa yang akan datang ketika mempelajari sejarah lokal dantoponimi wilayah serta berbagai peristiwa atau kejadian penting dalam lingkup lokal,nasional dan global terkait asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia dan jalur rempahnusantara.
Pada akhir Fase D, murid menerapkan pemahaman konsep melalui pendekatanketerampilan proses dengan cara mengamati fenomena dan peristiwa secara sistematisdengan menggunakan pancaindra serta menemukan persamaan dan perbedaannya;menanya dengan panduan pendidik, mengajukan pertanyaan untuk menggali danklarifikasi informasi, serta mencari tahu penyebab dan memprediksinya; mengumpulkaninformasi secara berkolaborasi, merencanakan dan melakukan penyelidikan,mengumpulkan informasi dengan sumber primer, dan mendokumentasikannya;berkolaborasi, mengolah informasi yang relevan serta memprioritaskan beberapagagasan tertentu; menguji dan menerapkan konsep melalui eksperimen, simulasi,studi kasus, atau situasi nyata untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan;mengevaluasi dan merefleksi serta melakukan perbaikan untuk menarik simpulan hasilpenyelidikan dengan tepat; mengomunikasikan dan menyajikan hasil penyelidikandengan menggunakan media informasi yang tepat; dan menyusun rencana tidak lanjutdari hasil penyelidikan yang telah dihasilkan secara kolaboratif.
No comments:
Post a Comment